Kim Jiyoung Born 1982 The Movie, Tentang Perempuan dan Hak-haknya
Kim Jiyoung Born 1982 The Movie, Tentang Perempuan dan Hak-haknya
![]() |
| Kim Jiyoung Born 1982 |
Sutradara : Kim Do Young
Tahun Rilis : 2019
Genre : Drama
Rate : 8
Arunika - Pernah dengar judulnya? Kim Jiyoung Born 1982, Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama. Novel dan filmnya sama-sama terkenal, tentunya dengan perbedaan di sana-sini yang dilakukan demi kebutuhan karya.
Film Kim Jiyoung Born 1982 bercerita tentang seorang ibu bernama Kim Ji Young yang nggak bisa menikmati kehidupannya. Ia selalu menahan emosi dan diperlakukan agak kurang adil. Situasi tidak mengenakkan ini pertama kali terjadi di lingkungan keluarganya, ayahnya hanya peduli pada anak laki-laki saja.
Berlanjut ketika menikah, Kim Jiyoung hanya sibuk mengurusi anak dan rumah. Padahal hal yang paling ia sukai adalah bekerja, bukan mengurus rumah. Belum lagi perlakuan ibu mertua yang membuatnya selalu sibuk di dapur mengurus ini itu sendirian, padahal mereka sedang kumpul keluarga.
Puncak dari situasi ini menjadikan Kim Jiyoung sering kehilangan jati dirinya. Kadang cara bicaranya berubah seperti ibunya kadang seperti neneknya. Satu-satunya orang yang tahu kalau JiYoung mengalami masalah ini hanya suaminya, untungnya ia adalah suami yang siaga dan sabar.
5 Hal yang Bisa Dipelajari dari Film Kim Jiyoung Born 1982
Wanita juga ingin bekerja, membagi waktu untuk bekerja dan mengurus rumah mungkin akan terasa sangat melelahkan apalagi kalau anak masih kecil. Makna bekerja bagi wanita bukan sekedar mencari uang, bekerja juga bisa menjadi cara menghibur diri, cara melepas stres, cara untuk tetap menjadi diri sendiri dan cara untuk berjarak sejenak dari rumah.
Hak wanita perlu diperjuangkan, khususnya oleh wanita itu sendiri. Banyak wanita yang sulit mendapatkan haknya secara utuh. Ada yang bisa menerima dan nggak masalah dengan hal tersebut ada juga yang tidak terima. Di Pihak manapun kamu, jika itu memang hak mu kamu harus belajar memperjuangkannya. Sulit dan mungkin harus mendobrak rasa nggak nyaman.
Bisa mengolah emosi itu lebih baik dari sekedar menahannya, terlihat sederhana tapi ini sulit. Menahan emosi memang bisa menjaga kondisi tetap damai terkendali, tapi dampak yang dihasilkan bisa lebih besar. Menahan emosi bisa membuatmu kehilangan jati diri, terkena penyakit baik fisik atau non fisik dan menjadikan orang-orang di sekitarmu bersikap semena-mena.
Pria dan wanita sangat berbeda, terutama soal pekerja wanita di Korea Selatan. Korea memang terlihat lebih maju dan memberikan ruang kerja yang lumayan banyak bagi wanita, tapi faktanya untuk bisa bekerja di Korea Selatan itu ada banyak tantangan yang dihadapi. Mulai dari tantangan di rumah sampai tantangan di dunia kerja, semuanya memperlakukan pekerja wanita secara berbeda.
Semua masalah berawal dari hal kecil yang dianggap bukan masalah, gangguan mental yang dialami Kim Jiyoung merupakan rangkuman dari perlakuan ayahnya pada anak perempuan hingga kehidupan rumah tangga. Ia menyimpan semuanya sendiri dan berakhir pecahnya kesadaran. Kompilasi tekanan yang dialami Kim Jiyoung tersampaikan lewat karakter lain, terutama ibu dan adik laki-lakinya. Hanya dengan satu pertanyaan, kamu akan tau kalau selama hidupnya Kim Jiyoung memang kurang diperhatikan.
Secara keseluruhan, film ini memiliki alur menarik yang nggak bikin bosan. Ada berbagai pengungkapan kesenjangan yang berani dan jarang ditampilkan oleh film atau drama lain. Sebuah gebrakan baru bagi karya industri hiburan Korea. Tentunya, ada banyak pro-kontra akibat produksi film ini tapi Kim Jiyoung Born 1980 berhasil menarik perhatian banyak kalangan dan menjadi salah satu film Korea yang terkenal di level internasional.
Di awal, tempo ceritanya mungkin terasa agak lambat tapi saat sudah mulai masuk ke ceritanya tempo ceritanya akan berubah dengan sendirinya kok. Selamat menikmati.

Post a Comment for "Kim Jiyoung Born 1982 The Movie, Tentang Perempuan dan Hak-haknya"