Layla Majnun, Memaknai Cinta dari Kisah Layla dan Kekasihnya
Layla Majnun, Memaknai Cinta dari Kisah Layla dan Kekasihnya

Penulis : Nizami Gandavi
Genre : Fiksi Romantis
Penerbit : PT. Navila Yogyakarta
Tahun Terbit : 2010
Jumlah Halaman : 236
Rate : 9.5
Arunika- Kamu belum romantis kalau belum baca Layla Majnun. Kenapa? Ya pokoknya nggak boleh protes. Buku ini bakal ngajak kamu belajar sedikit tentang cinta murni yang jujur dan dalam. Sesuai judul bukunya, cerita cinta yang disajikan memang terasa agak gila dan sulit dicapai tapi kalau kamu bisa meresapinya dengan baik, hatimu bisa sedikit bergetar dan melunak. Percaya nggak percaya, cinta termasuk unsur dan aspek penting yang harus dimiliki makhluk hidup.
Seputar Layla Majnun
Layla Majnun bercerita tentang kisah cinta Layla dan Qais yang kandas karena restu orang tua. Layla dan Qais, keduanya lahir sebagai anak dari kepala suku yang disegani dan dihormati. Layla, gadis cantik dan rupawan ini terkenal memiliki karakter memukau yang berhasil menarik hati Qais sejak pertemuan pertama. Sama seperti Layla, Qais pemuda rupawan dan cerdas. Keduanya sama-sama jatuh cinta di menit dan detik yang sama.
Masalah muncul ketika Qais dan Layla harus menerima fakta bahwa kisah mereka tidak direstui. Qais mulai sedikit gila dan melakukan banyak hal gila karena rasa cintanya. Qais bahkan meninggalkan rumah dan hidup di alam bebas, oleh sebab itu banyak orang yang memanggil Qais dengan sebutan Majnun.
Kecintaan Majnun pada Layla sangatlah dalam dan murni. Dalam kondisi yang memprihatinkan pun Majnun aktif membuat syair-syair cinta yang dititipkan kepada angin dan dikirimkan ke Layla. Aksinya ini mendapat sorotan dari banyak orang karena syair buatan Majnun memang sangat indah, sampai hari ini bahkan belum ada yang bisa menandingi keindahannya.
Kegilaan Majnun menjadi semakin parah ketika tersiar kabar Layla akan dijodohkan dengan saudagar kaya. Tangisannya menjadi semakin keras dan syair buatannya semakin banyak. Untungnya, Layla memberikan balasan untuk semua derita yang dialami Majnun. Ia mengatakan kalah apa yang terjaga tidak akan pernah tersentuh atau rusak. Dan itu cukup melegakan Majnun sampai Layla meninggal dunia.
Hal-hal yang Bisa Dipelajari Dari Layla Majnun
Ada banyak banget poin yang bisa dipelajari dari karya long lasting ini tapi sebelum masuk ke poin poin pembahasan, yuk kenalan dulu dengan Nizami Gandavi penulis cerita romantis sepanjang sejarah fiksi romantis dunia.
Siapa itu Nizami Gandavi? Nizami Gandavi memiliki nama asli Jamal ad-Din Abu Muhammad Ilyas ibn-Yusuf ibn-Zakki. Ia lahir sekitar 1141 di Kota Ganja Azerbaijan. Nizami Ganjavi sejak kecil sudah yatim piatu, ia dirawat dan dibesarkan oleh pamannya dan dari pamannya inilah Nizami berkesempatan untuk mempelajari banyak bidang ilmu. Selain sastra, Nizami juga ahli di bidang astrologi, astronomi, musik, matematika dan psikologi.
Kecintaan Nizami pada sastra berhasil mempertemukannya dengan guru hebat yang memberikan banyak inspirasi serta referensi cerita menarik dan layak dikaji. Nizami mulai aktif menerbitkan tulisannya sekitar tahun 1163 dan Layla Majnun pertama kali diterbitkan sekitar 1192. Usia Layla Majnun dengan usia kemerdekaan Indonesia selisih jauh banget.
Nizami mengaku kalau Layla Majnun itu tercipta dari banyak referensi. Ia terinspirasi dari cerita romantis Persia, Yunani dan berbagai cerita dari tanah Arab tapi ini bukan masalah besar bagi pembaca Layla Majnun. Hal ini terbukti dari larisnya buku Layla Majnun di pasaran bahkan ada versi filmnya juga lho, dirilis sekitar 2021 lalu.
Nah, hal apa saja yang bisa dipelajari dari Novel Layla Majnun, berikut ulasannya:
1. Cinta yang Murni itu Beneran Ada
Laki-laki dan perempuan yang jatuh cinta secara tulus dan nggak ada embel-embel lain, murni karena rasa cinta itu beneran ada. Sulit dicari tapi setidaknya setiap beberapa ratus tahun sekali mereka muncul. Cinta versi Qais adalah cinta yang rela semua hal lain hanya demi untuk dia yang dicintai. Bagi Qais yang sedang jatuh cinta, nggak ada yang lebih berharga dari Layla termasuk dirinya sendiri.
2. Cinta akan Membantumu Hidup Lebih Lama
Ini bukan tentang Qais dan Layla tapi ini tentang Nizami. Sebagai penulis yang hidup sekitar tahun 1100an, karyanya masih dibaca sampai hari ini, masih diadaptasi, masih dipelajari dan masih diperdebatkan. Tulisannya masih menjadi tulisan yang relevan dengan gaya bahasa yang dalam dan nyaman dibaca sampai hari ini. Bahkan untuk kualitas tulisan tahun 1100an, tidak ada kesan klasik, lawas atau lama. Semuanya terkesan baru, termasuk gaya bahasa, alur dan teknik penulisan.
3. Salah Satu Hal Tersulit Dalam Hidup Adalah Memisahkan Dua Orang yang Sedang Jatuh Cinta.
Sepanjang membaca Layla Majnun kamu akan disajikan oleh banyak upaya pemisahan dan penyatuan yang nggak masuk akal untuk perjuangan cinta jaman sekarang. Penolakan keluarga Layla pada perjuangan Qais sangatlah mutlak. Keluarga Layla rela melakukan apa saja demi menjaga agar putri kesayangannya tidak menikah dengan Qais yang saat itu sudah terkenal Majnun.
Hebatnya adalah, penolakan itu nggak bikin Layla kehilangan rasa. Ia memang kehilangan harapan untuk hidup bersama tapi nggak kehilangan cinta. Bahkan setelah Layla menikah pun cintanya tetap ditujukan untuk Qais.
4. Hanya Sesama Pecinta yang Bisa Mengerti Apa Itu Cinta
Yaa hanya Qais dan Layla yang tau bagaimana perasaan mereka dan seberapa dalam perasaan itu. Ada banyak ungkapan Qais yang menunjukkan kedalaman cintanya dan menjadikan gelar Majnun melekat padanya. Beberapa contoh ungkapan Majnun yang bisa kamu jadikan referensi adalah,
Sebab apa engkau bisa mencintai Layla padahal ia tidak cantik? Qais menjawab kau tidak pernah melihat Layla dengan caraku memandang Layla.
Debu yang menempel di terompa milik Layla lebih aku cintai dibandingkan dunia dan seisinya.
5. Cinta itu Harus Memiliki
Dari kisah Layla & Majnun kita bisa sama-sama belajar kalau dua orang yang saling jatuh cinta itu harus saling memiliki. Jika para pecinta dipisah, kisahnya hanya akan menyesakkan orang, mengorbankan banyak nyawa dan memecah banyak kepercayaan.
Nggak ada untungnya memisah dua orang yang sedang jatuh cinta. Semakin besar usahamu semakin besar juga niatnya. Mereka berjuang bukan sekedar untuk kisah cinta di kehidupan dunia saja tapi juga berjuang untuk kehidupan akhirat. Layla & Majnun memang nggak bersatu di dunia, tapi keduanya hidup dalam cinta abadi setelah keduanya meninggal.
Semua yang memiliki cinta dan tau siapa pemilik cintanya, akan menemukan jalannya untuk bertemu dan saling mencintai. Seperti kamu yang bertemu tulisan ini dan saling berbagi. Kalau suka bisa simak ulasannya lainnya ya. Selamat membaca!
Post a Comment for " Layla Majnun, Memaknai Cinta dari Kisah Layla dan Kekasihnya"