Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pulang-Karya Leila S. Chudori Review Arunika

Pulang Karya Leila S. Chudori

Novel Pulang

Penulis : Leila Chudori

Genre : Fiksi Sejarah dan Fiksi Politik

Penerbit : Gramedia

Tahun Terbit : 2017

Jumlah Halaman : 474 

Rate : 9


Arunika - Pulang menjadi salah satu buku favorit Arunika karena gaya cerita dan alurnya sangat menarik. Arti kata pulang dalam Novel Pulang bukan sekedar kembali ke rumah saja. Lebih dahsyat dari itu, Pulang juga berarti membuka kembali kenangan lama. Bagi sebagian orang, pulang adalah perjalanan menyeramkan yang penuh kengerian serta penolakan dan bagi sebagian lainnya pulang adalah jalan yang sangat dirindukan tapi sulit dicapai.


Sinopsis Pulang


Pulang karya Leila S. Chudori menghadirkan suasana politik tahun 90an yang kacau dan dipenuhi banyak intrik. Adalah Lintang Utara, anak dari Dimas Suryo seorang eksil politik Indonesia yang menetap di Paris untuk pertama kalinya masuk ke Indonesia dan meliput kerusuhan yang terjadi pada kisaran waktu tersebut. Kenangan Dimas Suryo tentang Indonesia bukanlah kenangan yang baik. Ia Menjadi eksil politik dan memutuskan menetap di Paris karena menjadi salah satu target incaran negara. Hampir semua temannya yang ada di Indonesia mengalami situasi miris dan menyedihkan.


Perjalan Lintang Utara saat meliput kerusuhan dan pengalaman keluarga korban gerakan 30 September justru mengantarkan Lintang ke gerbang masa lalu sang ayah. Lintang menemukan bagaimana kehidupan romansa ayahnya di masa lalu,  bagaimana sejarah berdarah Indonesia dan kaitannya dengan ayahnya beserta teman-temannya. Lintang Juga menyaksikan langsung bagaimana jatuhnya kursi kepresidenan pada 1998 lengkap dengan kerusuhan etnis dan berbagai masalah politik lainnya.


Bersama teman-teman dan kenalan barunya di Indonesia, Lintang mencatatkan namanya sebagai saksi hidup untuk semua hal yang tidak pernah terkuak dan sering disalah pahami oleh bangsa.


Review Pulang karya Leila Chudori


Pulang karya Leila Chudori ini menggunakan latar kejadian nyata dengan banyak tambahan bumbu fiksi disana sini. Hebatnya adalah saat membaca Pulang karya Leila Chudori akan membuatmu berpikir bahwa novel ini terinspirasi dari kisah nyata dan dibukukan. 


Sepanjang membaca, kamu akan menikmati ketegangan suasana politik yang terjadi sekitar tahun 60 an lengkap dengan bencana politik seperti penculikan jenderal, suasana interogasi dan berbagai pertengkaran anggota organisasi. Latar cerita lainnya yang akan membawamu terbang ke masa lalu adalah sekitar 1968 di Prancis dan 1998 di Indonesia. Keduanya sama-sama terjadi di bulan Mei, dan sama-sama tegang. 


Ada banyak hal menarik yang akan membuatmu tidak bisa lepas dari Pulang karya Leila S. Chudori sebelum buku ini selesai dibaca. Pertama, pemilihan sudut pandang tokoh yang tepat. Pulang ditulis menggunakan sudut pandang orang pertama, pemilihan sudut pandang inilah yang menjadikanmu merasa lebih tersedot masuk dalam cerita. Kamu akan diajak melihat bagaimana tokoh lain berpikir, apa yang mereka harapkan, apa yang mereka lakukan dan bagaimana kejadian yang sebenarnya terjadi. 


Di sisi lain, pemilihan sudut pandang ini mungkin akan terasa agak rumit dan menuntut kamu beradaptasi secara cepat agar bisa menikmati bacaan hingga selesai. Kalau belum terbiasa mungkin agak sulit ya tapi seiring bertambahnya halaman bakal terbiasa sendiri, jadi tenang aja.


Alasan kedua adalah karena konflik yang disiapkan muncul secara berurutan dan nggak bikin bosan. Setiap konflik ada tokohnya dan setiap tokoh ada ceritanya. Gaya pemaparan seperti inilah yang menjadikan Pulang bisa menjadi bacaan ringan bertema berat yang bisa dinikmati oleh siapapun dan dari berbagai usia. Pengupasan karakter dan masalah yang dilakukan secara bertahap mampu menjadikan pembaca merasa lebih dekat dengan setiap karakter. Pembaca bukan hanya diajak berkenalan dengan siapa karakternya tapi juga berkenalan dengan jiwanya dan bagaimana jiwa itu menyikapi masalah. 


Alasan ketiga adalah Leila S. Chudori memilih tema yang menarik yaitu bagaimana kehidupan buronan politik. Selama ini, poin yang digemborkan adalah siapa buronannya dan kenapa mereka jadi buronan, alasannya pun hanya dilihat dari satu sudut pandang saja. Pulang lantas hadir untuk memberikan sedikit sorotan pada bagaimana kehidupan mereka setelah menjadi buronan. Dari sudut pandang ini kamu akan belajar bahwa setiap keputusan selalu memiliki imbas, ada yang mempengaruhi diri sendiri dan ada juga yang mempengaruhi keluarga. 


Kapanpun kamu punya waktu untuk baca buku, bacalah buku ini. Apalagi kalau kamu bingung harus pilih buku mana dulu yang akan dibaca. Membaca buku ini akan membuatmu jatuh cinta pada bacaan dan memicu semangat membaca yang mungkin sekarang lagi agak terpendam. Selamat membaca!

Post a Comment for " Pulang-Karya Leila S. Chudori Review Arunika"