Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bikin Wishlist yang Realistis Menjelang Akhir Tahun

 

Cover wishlist

Pict by canva


Arunika - Nggak terasa ya tinggal 3 bulan lagi udah ganti tahun. Apa kabar wishlist 2023 yang disusun matang-matang kemarin? Bentar  lagi detik-detik review pencapaian  lho. Semoga menjelang akhir tahun ini ada banyak list yang bisa di centang ya. Pastinya nggak mudah merealisasikan wishlist yang udah dibuat, dengan semua masalah dan kejutan tak terduga. Iya kan?


Tapi kalau ternyata kamu kayak Arunika yang wishlistnya mungkin masih akan menjadi wishlist di tahun depan lagi, itu nggak papa asalkan kamu memang udah berusaha. Jangan salahkan diri sendiri dan jangan terpuruk. Daripada pusing mikirin bulan-bulan yang lewat, yuk coba bikin wishlist yang realistis menjelang akhir tahun. Siapa tau dengan adanya wishlist akhir tahun ini, ada banyak pencapaian yang bisa kamu apresiasi kan.. 


Tapi sebelum menyusun wishlist baru ini, Arunika mau share beberapa poin pengantar dulu ya. Simak uraian Arunika berikut ini. 


Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menulis Wishlist Akhir Tahun


  1. Pahami Keinginan Terbesarmu

Keliatannya sederhana ya? Tapi yang namanya keinginan terbesar, mimpi dan apapun sejenisnya, kalo nggak kamu usahakan sungguh-sungguh itu bakal ganggu kamu terus. Ada sistem di kesadaran manusia yang bisa mengingat tanpa melupakan hal-hal penting yang ingin dicapai. Nah, apapun itu, kalo rasanya sulit menghilangkan keinginan itu, kejarlah lebih serius. 


Keinginan terbesarmu mungkin bukan sesuatu yang didukung orang sekitarmu, keluargamu atau teman-temanmu. Tapi kamu sadar kalo kamu mampu menekuni itu dan merasa enjoy saat melakukannya. 


Mungkin kamu terjebak oleh bias keinginan yang random. Mau ini, mau itu, skill ini, skill itu, rasanya ingin menekuni semuanya sekaligus. Itu bias yang sering banget muncul, terutama saat keadaan terdesak. Itu wajar terjadi tapi itu agak sedikit mengganggu kalo kamu nggak punya daya yang cukup. 


Tips saat situasi ini muncul adalah, tetapkan pilihanmu. Penting untuk kamu memahami keinginan terbesarmu apa, dan mulailah bersungguh-sungguh di bidang yang ingin kamu tekuni. Kalo nggak, seumur hidup kamu bakal dihantui rasa bersalah dan penyesalan terus. 


  1. Ukur Kemampuan dan Keterbatasan

Kemampuan dan keterbatasan disini bersifat sangat universal ya. Bisa berkaitan sama kesehatan, finansial, waktu dan kesempatan. Mengukur kemampuan dan keterbatasan ini akan membantu kamu mengatur ekspektasi. 


Ini sama kayak kamu mengukur stamina saat lari. Kalo dasarnya kamu bukan seorang pelari dan nggak suka olahraga, akan lebih baik buat kamu latihan kecil-kecilan dulu. Tujuannya cuman satu, untuk ngasih tau atau ngasih aba-aba ke tubuh kamu kalo ada target baru yang harus dicapai setiap harinya. 


Mengukur kemampuan dan keterbatasan menjelang akhir tahun seperti ini harusnya bisa lebih maksimal karena kamu punya banyak informasi dan tolak ukur soal kegiatan harianmu sebelumnya. Tujuannya biar targetmu bisa lebih realistis dan terukur. 


  1. Manajemen Waktu yang Baik

Poin paling krusial yang akan selalu berkaitan sama hidup setiap manusia. Sesulit apapun manajemen waktu, berusahalah untuk melakukan manajemen waktu. Jangan terlena oleh hal-hal malas yang memabukkan seperti scrolling sosmed all day, baca komik, nonton short YouTube dan sejenisnya. 


Manajemen waktu yang baik bisa bikin kamu terlihat lebih profesional dan lebih dilirik. Percaya deh, apapun yang kamu tunda hari ini, bakal jadi penyesalan di masa depan. Apalagi kalo itu berkaitan sama karir, makin lama nundanya bakal makin besar penyesalannya. 


  1. Belajar Membaca Kesempatan

Belajar membaca kesempatan itu melihat peluang yang muncul sebagai keadaan yang mungkin bisa dimanfaatkan. Ini agak sulit sih, karena kadang pemahaman manusia soal kesempatan dan peluang itu agak beda. Ada banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan melihat kesempatan ini dan itu memang harus dilatih. Kamu nggak bisa ujug-ujug pintar, apalagi ujug-ujug beruntung.  


  1. Nggak Jadi Apa-apa Itu Nggak Enak

Sejujurnya ini kenyataan dan perasaan yang sangat mengganggu. Daripada menyesali keadaan kemarin, lebih baik kamu berbenah pikiran dan memanfaatkan sisa waktu yang ada. Nggak jadi apa-apa itu bikin kamu ngga bisa bermanfaat atau memanfaatkan ilmu mu, perasaan kayak gitu kalau dibiarin bakal bikin kamu makin terpuruk. Daripada menyesali hidup yang sudah lalu, yuk coba bikin resolusi baru yang lebih realistis dan bisa tercapai. (Minimal nggak kecewa-kecewa banget 3 bulan terakhir ini)


Bikin Wishlist yang Realistis Menjelang Akhir Tahun


Bikin wishlist yang realistis menjelang akhir tahun menuntut kamu untuk lebih realistis dan ngga banyak mimpi. Waktu kamu untuk mencapai semua target yang mau disusun ulang itu tinggal 3 bulan lagi. Persempit apapun keinginanmu dan fokus pada rancangan masa depan. 


Kenapa bikin wishlist akhir tahun penting? Bagi Arunika wishlist akhir tahun adalah langkah awal untuk menapaki hidup di 2024 nanti. Kita emang nggak tau apa yang bakal terjadi di 2024, tapi minimal pencapaian akhir tahun bisa membuka kesempatan baru di 2024 nanti. 


Untuk tujuan yang panjang itu, setiap wishlist yang kamu buat harus punya skala yang luas dan berkelanjutan. Kamu harus bisa mempertajam perspektif dan memiliki pertimbangan matang yang berguna bagi kamu kedepannya. 


Berikut ini ada beberapa pertanyaan sederhana yang bisa kamu ajukan ke diri sendiri untuk membantu bikin wishlist akhir tahun kamu. 


  1. Apakah tahun ini kamu merasa lebih sehat atau lebih lemah?

Pertanyaan ini berkaitan dengan kesehatan karena belakangan ini ada penyakit musiman yang menyerang banyak orang. Ditambah lagi ada kondisi alam yang menjadi semakin ekstrim dari waktu ke waktu. 


Untuk pertanyaam ini, coba lihat keadaan kesehatanmu selama 2023. Apakah kamu sering sakit? Sering merasa lemah? Sering merasa lelah? Kalau iya, kamu harus menulis poin hidup lebih sehat dalam wishlist kamu. 


Hidup lebih sehat ini banyak upayanya, mulai dari menjaga pola makan, memilah jenis makanan yang dikonsumsi, menjaga pola tidur, olahraga, olah jiwa dan belajar memilih lingkungan yang sehat. 


  1. Seberapa sering kamu sakit dalam satu tahun terakhir?

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, pertanyaan ini juga mengarah pada kesehatan. Seberapa sering kamu sakit dalam setahun terakhir? Apa yang kamu rasakan saat sakit? Bagian mana yang harus diobati? Jawab pertanyaannya secara jujur agar kamu bisa memaksimalkan pengobatannya dan pola hidup sehat yang kamu lakukan bisa lebih bermanfaat. 


  1. Bagaimana keadaan keuanganmu?

Ini pertanyaan sensitif tapi ini penting. Bagaimana keadaan keuanganmu? Apakah baik-baik saja? Coba review ulang, darimana sumber keuangan mu dan bagaimana kamu mengolahnya? Apakah kamu sudah merasa cukup atau harus tambah sumber income lagi? 


Kalau perlu ditambah, mulai tekuni satu skill secara serius. Latihan yang rutin, susun portofolio yang baik. Kalau jalannya mulus, 2024 bisa mulai kembangkan jadi karir. 


  1. Berapa pengeluaran kamu tiap bulannya?

Belakangan trend frugal living mulai banyak diikuti orang, baik dari kalangan yang hidupnya berkecukupan atau yang serba ada. Mengetahui pengeluaran setiap bulan ini bisa membantu kamu menghitung kebutuhan kamu selama beberapa bulan ke depan. Kamu juga bisa mengalokasikan dana secara lebih profesional. 


Catat pengeluaran ini untuk menyusun strategi keuangan di 2024.  Apakah perlu menjadi freelance, membuka usaha, menjadi pekerja tetap dan selebihnya. 


  1. Apakah kamu pernah berpikir soal tabungan?

Apakah kamu pernah memikirkan harus punya tabungan berapa di usia berapa? Kalau pernah catat sekarang berapa target tabungan yang ingin kamu miliki di akhir tahun 2024 nanti. 


  1. Bagaimana rencana studi mu? Atau bagaimana rencana pernikahanmu?

Pertanyaan ini sangat tergantung usiamu ya. Poin pentingnya adalah studi dan pernikahan sama-sama membutuhkan persiapan yang matang. Kamu nggak bisa sembarangan ambil langkah, apalagi kalau kamu berusaha mencukupi kebutuhan ini secara mandiri. 


Tahun ini siapkan rencana yang matang, semoga awal tahun depan kamu bisa masuk step selanjutnya dari rencana yang kamu susun. 


  1. Apakah kamu sandwich?

Dari banyak keadaan yang muncul,  menjadi sandwich adalah keadaan yang paling sulit. Arunika ngga mau bahas apa itu sandwich dan gimana cara mengatasinya. Poin yang ingin Arunika tekankan disini adalah, kalau kebetulan kamu sandwich cobalah terima. Keadaannya memang sulit dan akan lebih sulit kalo kamu nggak bisa terima keadaanmu. 


Untuk resolusi kedepannya, poin ini akan berkaitan dengan masalah keuangan, income, sumber income dan pengelolaan. 


  1. Siapa orang yang sangat ingin kamu temui?

Pertanyaan ini bisa dimaknai sebagai siapa idolamu? Atau siapa orang yang sangat ingin kamu temui? Semakin besar sosoknya menurut persepsimu, maka akan semakin besar juga usahamu untuk bisa menemuinya. 


Jawaban dari pertanyaan ini bisa kamu bagi dalam beberapa tahap. Misalnya, target untuk akhir tahun ini adalah bisa dinotice oleh dia yang ingin kamu temui. Selanjutnya wishlist 2024 bisa kamu ubah jadi yang lain, misalnya bisa ketemu atau bisa satu projek atau bisa berkarya bareng. 


  1. Seberapa sering kamu memikirkan mimpimu?

Apakah kamu tipe pengejar mimpi atau tipe yang pasrah dan melupakan mimpi? Seberapa sering keinginan untuk mewujudkan mimpi muncul di benakmu? 


Pokoknya semakin sering kamu ngerasa gundah soal mimpimu, maka masukkan lah dalam wishlist 2024. Pastinya mewujudkan mimpi nggak akan gampang, tapi cobalah tulis dulu mimpimu. Semakin lama kamu mewujudkannya semakin besar penyesalanmu nanti. 


  1. Apakah karir dan mimpimu sejalan?

Hanya sedikit orang yang punya kesempatan kerja sesuai mimpinya. Kamu termasuk orang yang sedikit itu atau orang yang umum? Kalo kamu sudah bekerja sesuai mimpimu, apakah itu nyaman untuk kamu? Apakah kebutuhanmu terpenuhi? Apakah kamu menyesal dengan karimu saat ini?


  1. Apa rencanamu untuk mengembangkan karir?

Mengembangkan karir tidak mesti soal naik jabatan aja. Pokoknya yang namanya mengembangkan karir ya berarti melakukan apapun yang bisa kamu usahakan demi karir kamu kedepannya. 


Poin paling penting adalah skill yang mumpuni dan kamu ahli di bidang yang kamu kerjakan.  


  1. Kamu ingin terlihat sebagai sosok yang seperti apa?

Ini pertanyaan penting sih, harusnya Arunika letakkan di pertanyaan pertama tapi ya memang posisinya di urutan ini. Apapun harapanmu soal dirimu sendiri, semuanya butuh persiapan dan waktu. Apapun citra diri yang ingin kamu tampilkan, berusahalah selalu on track. 


Ini perjalanan yang nggak mudah jadi jangan mudah putus asa. 


Sekian dulu poin yang bisa Arunika share soal wishlist ini, semoga membantu yaaaa. Terima kasih sudah menyimak.

Post a Comment for "Bikin Wishlist yang Realistis Menjelang Akhir Tahun"