Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tanda-tanda Powerbank Rusak dan Cara Mengatasinya

 

tanda-tanda powerbank rusak

Powerbank merupakan perangkat penting untuk menjaga daya baterai perangkat seluler. Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, powerbank juga rentan mengalami kerusakan. Pemakaian yang kurang hati-hati, tempat penyimpnan yang rawan, tegangan listrik, isi ulang daya terlalu lama dan masalah-masalah kecelakaan teknis seperti jatuh atau terkena air bisa menyebabkan powerbank rusak.

Kalau sudah terlanjur terjadi dan kamu merasakan ada perubahan di power bank mu, ada baiknya jika kamu mengenali tanda-tanda power bank rusak dan mencari tahu cara mengatasinya. Lewat cara ini setidaknya kamu bisa memperpanjang umur power bank sampai ada dana yang cukup untuk ganti power bank baru. Lalu, apa saja tanda-tanda power bank rusak?

Tanda-tanda Power Bank rusak dan Cara Mengatasinya

1. Pengisian Daya yang Lambat atau Tidak Berfungsi

Jika power bank kamu bekerja lebih lambat dari biasanya atau bahkan nggak mengisi daya sama sekali, sudah pasti itu ada masalah. Kamu mungkin akan berpikiran, mungkin daya power bank habis atau ada kabel pengisian daya yang rusak jadi proses pengisian power bank ngga terisi lagi.

Iya itu ada benarnya, tapi kemungkinan yang sama juga bisa terjadi di power bank nya. Jadi bukan hanya kabel isi daya power bank aja yang rusak. Bisa jadi kabel isi daya dari power bank ke smartphone kamu juga rusak.

Masalah lainnya yang mungkin terjadi adalah kerusakan di bagian internal power bank. Cara mengatasinya bisa dibawa ke ahli karena membongkar bagian internal perangkat elektronik tidaklah mudah.

2. Panas Berlebihan Selama Pengisian

Bukan smartphone saja yang mengalami overheat, power bank pun bisa mengalami masalah yang sama. Pada dasarnya overheat bukanlah tanda kerusaan tapi memang ada bagian yang rusak dan wujud masalahnya adalah overheat.

Saat powerbank mengalami overheat bagian yang perlu diperiksa ada pada sel baterai internal. Dampak dari masalah ini adalah kerusakan struktural dan kegagalan fungsi kerja power bank. Kalau dibiarkan terus menerus hasilnya justru akan benar-benar merusak power bank kamu.

3. Kapasitas Penyimpanan Menurun

Untuk mengetahui kapasitas penyimpanan power bank, kamu bisa melihat kolom informasi produk saat membeli. Cara lainnya adalah dengan mencari informasinya di internet. Total kapasitas penyimpanan biasanya berbanding lurus dengan lama pemakaian. Jadi kamu bisa mengukur dari lama pemakaian power bank setelah kamu memakainya nya.

Kalau ternyata lama pemakaiannya berkurang ada kemungkinan kapasitas penyimpanannya juga berkurang. Ini adalah pertanda adanya masalah di bagian sel baterai. Biasanya masalah seperti ini nggak akan sembuh dengan sendirinya. Malah, semakin sering dipakai kapasitas penyimpanan akan semakin berkurang.

Kalau kapasitasnya masih cukup dan menurutmu nggak mengganggu, nggak papa diabaikan sedikit tapi kalo kapasitasnya terlalu kecil, habisnya terlalu cepat, ya waktunya diperbaiki.

4. Indikator LED Tidak Berfungsi dengan Benar

Indikator LED pada powerbank seharusnya memberikan informasi yang akurat tentang tingkat daya yang tersisa. Jika indikator tidak berfungsi dengan benar, ini dapat menyebabkan ketidakpastian dalam penggunaan dan pengisian daya. Dampaknya jelas kamu jadi miss informasi. Perasaan aman melihat indikator LED masih berisi berubah jadi perasaan was-was harus isi daya pakai apa.

5. Bau Aneh atau Asap Keluar

Kalau kamu mencium bau aneh atau melihat asap keluar dari powerbank, segera hentikan penggunaan. Ini bisa menandakan masalah serius seperti korsleting atau kebocoran baterai yang dapat membahayakan perangkat kamu.

Kayaknya kalau sudah muncul bau aneh dan asap keluar, sudah jelas ada yang terbakar to. Jangan paksakan smartphone kamu menerima asupan berbahaya, kalau tidak power bank dan smartphone kamu bakal rusak semua.

Cara Mengatasi Masalah Powerbank

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah power bank rusak. Tentunya tidak semua kerusakan bisa diatasi secara manual. Cara-cara berikut adalah pertolongan pertama pada power bank sebelum power bank benar-benar harus diservice atau tutup usia.

1. Periksa Kabel Pengisian

Pastikan kabel pengisian dalam kondisi baik. Kalau ada yang kebakar atau tergulung, segera perbaiki sebelum arus listrik menjadi benar-benar terhambat.

2. Hentikan Penggunaan Jika Panas Berlebihan

Jika powerbank terasa sangat panas, hentikan penggunaan dan biarkan dingin sebelum melanjutkan. Cara ini penting untuk menjaga power bank dari bahaya mati total.

3. Pengecekan Sel Baterai

Jika mungkin, periksa kondisi sel baterai atau bawa ke pusat layanan jika diperlukan. Mengecek sel baterai bukan hal yang mudah bagi orang awam. Kamu bisa melakukan cara ketiga jika rasanya power bank sudah benar-benar sekarat.

Dengan memahami tanda-tanda ini dan mengambil tindakan yang tepat, kamu bisa melindungi power bank dan smartphone secara bersamaan. Terlihat sederhana memang, tapi mengenali tanda-tanda power bank rusak ini penting untuk diketahui oleh para pengguna smartphone. Semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Tanda-tanda Powerbank Rusak dan Cara Mengatasinya"