Cerita Maling yang Jujur dari Fyodor Dostoevsky
Cerita Maling yang Jujur dari Fyodor Dostoevsky

Penulis : Fyodor Dostoevsky
Genre : Fiksi
Penerbit : penerbit Jembar, Bandung
Tahun Terbit : 2008
Jumlah Halaman : 83 Hal
Rate : 8
Arunika - Maling yang Jujur mungkin nggak seterkenal buku Fyodor lainnya, tapi buku ini sangat recomended dibaca, khususnya untuk kamu yang masih berusaha menumbuhkan semangat membaca. Maling yang Jujur agak berbeda dari tulisan Fyodor lainnya, saat membaca tulisan ini kamu nggak akan dibuat bingung oleh gaya bahasa dan alur yang dipilih.
Sebelum membahas tentang Cerita Maling yang Jujur, kita kenalan dengan Fyodor Dostoevsky dulu ya.
Profil Fyodor Dostoevsky
Fyodor Dostoevsky adalah penulis Rusia, lahir 1821 dan wafat pada 1881. Nama Fyodor dikenal berkat kontribusinya di bidang sastra, khususnya pada abad 19. Sampai hari ini masih banyak karya Fyodor yang masih dibaca dan diterjemahkan kenberbagai bahasa. Pembahasan karya sastra klasik di lingkungan akademik pun banyak yang memilih tulisan-tulisan Fyodor.
Tulisan-tulisan Fyodor terkenal dengan ciri khasnya yang dalam. Ciri khas tulisannya ini ia dapat dari kemampuannya memahami kedalaman jiwa seseorang, baik saat senang atau sedih.
Fyodor tumbuh dalam keadaan kurang berkecukupan, ia sangat akrab dengan kehidupan masyarakat miskin karena itu banyak karyanya yang menggambarkan kehidupan kelas bawah.
Buku pertama Fyodor dirilis pada 1846 berjudul Poor Folk. Sembari mengerjakan proyek bukunya, Fyodor nyambi sebagai penerjemah karya penulis Perancis. Dari pekerjaan sampingannya inilah, perspektif dan subjek tulisan Fyodor mulai terbentuk.
Ia juga pernah ditangkap atas tuduhan berhubungan dengan sosialis. Lalu, pada 1860 lahirlah karya The House of The Dead yang menggambarkan kehidupan penjara Siberia.
Sekitar tahun 1864, Fyodor mulai diterpa masalah baru. Istri dan saudaranya meninggal dunianya, selang beberapa waktu Fyodor justru mewarisi hutang-hutang saudaranya. Kondisi ini menyeretnya pada meja judi dengan harapan bisa membantu melunasi hutang. Siaknya, bukan hutang lunas justru Fyodor depresi.
Masalah yang bertumpuk ini lantas membantu Fyodor melahirkan beberapa karya baru seperti Crime and Punishment sekitar 1866, The Idiot sekitar 1868 dan The Possessed sekitar 1871. Ketiganya berisi eksplorasi pada jiwa manusia.
Perjalanan Fyodor dalam melahirkan banyak karya baru akhirnya diakui oleh Rusia dan namanya tercatat sebagai salah satu penulis terbaik Rusia, bahkan hingga hari ini.
Beberapa tulisan karya Fyodor yang banyak direkomendasikan orang adalah Crime and Punishment, Notes from the Underground, The Possessed, The Idiot dan The Brothers Kazaraàra
Review Maling yang Jujur
Maling yang Jujur adalah buku yang berisi 3 cerpen buatan Fyodor, salah satu cerpennya berjudul sama. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kumcer Maling yang Jujur karya Fyodor ini tergolong ringan dan mudah dipahami. Jumlah halamannya pun sedikit jadi pembaca bisa langsung menamatkan bacaannya hanya dalam sekali baca.
Secara umum, Maling yang Jujur adalah buku yang bisa dibaca oleh semua usia. Buku ini diterjemahkan dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, ringan dan akrab bagi pemahaman pembaca. Fyodor terkenal sebagai penulis dengan pemahaman jiwa yang dalam. Kemampuannya ini berhasil mengkategorikan karya buatan Fyodor sebagai karya yang fokus pada eksistensi.
Aroma yang sama bisa kamu nikmati dengan sangat jelas dari bukunya Maling yang Jujur. Buku ini bercerita tentang bagaimana kehidupan orang-orang miskin yang berusaha mempertahankan dirinya di tengah hegemoni sosial. Dari cerita Fyodor kamu akan melihat bahwa setiap manusia itu punya kehidupan dan perasaannya sendiri-sendiri. Bahkan jika orang tersebut terlihat rendah, putus asa atau tidak ada harapan sama sekali, manusia tetaplah makhluk yang sedang berusaha bertahan hidup. Mereka tetap berpikir dan memiliki keinginan berubah, tapi ada banyak kendala.
Ini tidak seperti kekuatan pikiran yang bisa mengubah semuanya. Kamu tidak bisa mengatakan, kamu harus memiliki pikiran yang kuat untuk bisa bangkit. Itu bukan solusi, memang pikiran yang kuat itu penting tapi ada hal yang nggak boleh dianggap remeh. Ada unsur pengalaman, pemahaman dan penerimaan sosial yang menjadi latar belakang sulitnya seseorang berubah. Poin ini bukan untuk membenarkan atau memaklumi tindakan menyimpang atau membiarkan depresi berlanjut, hanya sekedar menunjukkan kalau setiap jiwa punya eksistensinya sendiri-sendiri.
Maling yang jujur bisa dinikmati sambil minum es teh saat cuaca panas. Buku ini nggak akan bikin kamu berpikir keras untuk menamatkannya. Justru dari cerita Maling yang Jujur oleh Fyodor lah kamu akan bisa menikmati cerita bertempo lambat yang pas. Fyodor akan mengajakmu menikmati detail suasana yang ada tanpa melebih-lebihkan, baik dari dialognya maupun deskripsinya.
Saat membaca cerita ini kamu mungkin akan berpikir, 'oh Fyodor bisa terlihat tenang ya ternyata'. Alasannya jelas karena gaya bahasa yang dipakai mengalun, bukan protes. Konsep ini agak berbeda dari gaya bahasa Fyodor di novel-novelnya yang terkenal. Ciri paling khas yaitu aliran eksistensi yang selalu digaungkan Fyodor memang tidak alpha, hanya saja cerita ini terasa lebih ringan dan berkualitas sehingga bisa menaikkan minat baca kamu yang belum muncul.
Untuk kamu yang penasaran ingin baca buku ini bisa baca di ipusnas ya.
Post a Comment for "Cerita Maling yang Jujur dari Fyodor Dostoevsky"