Sinopsis dan Review Film Cold Eyes, Upaya Menangkap Dalang Kasus Perampokan Bank
Sinopsis dan Review Film Cold Eyes, Upaya Menangkap Dalang Kasus Perampokan Bank
![]() |
| Cold eyes |
Sutradara : Cho Ui-Seok dan Kim Byung Seo
Tahun Rilis : 2013
Genre : Action, detective, investigation
Rate : 8
Arunika - Cold Eyes merupakan film Korea berjudul Stakeout. Film ini bercerita tentang sekumpulan detektif yang adu taktik dengan perampok bank. Film ini termasuk film lama tapi termasuk film yang menghibur dan layak ditonton. Apalagi pemain filmnya cakep dan bening-bening banget, harusnya sih kamu nggak akan nyesel setelah nonton film ini.
Sinopsis Cold Eyes
Cold Eyes bercerita tentang sekelompok detektif khusus yang ditugaskan untuk mengintai dan mengumpulkan informasi penjahat. Tugas ini agak berbeda dengan tugas patroli polisi, detektif pengintai tidak boleh terlibat dengan kejahatan ringan bahkan jika ia melihat aksi bullying di sekitarnya, bukan mereka yang harus turun tangan. Alasannya sederhana, yaitu untuk menjaga agar identitas mereka tidak terbongkar.
Aksi perampokan terjadi saat Han Hyo Jo sedang menjalani tes penerimaan anggota baru. Kapten Hwang bersama Han Hyo Jo dan tim lainnya pun bersiap melakukan penggalian informasi. Berbagai cara mereka lakukan seperti mengintai, menyamar, mengikuti bahkan membongkar sampah.
Masalahnya adalah, lawan mereka bukan orang sembarangan. Saat melakukan misi penyamaran, beberapa orang ketahuan dan ada satu anggota yang harus gugur dalam tugas. Peristiwa ini cukup memukul Han Hyo Jo karena kematian rekannya tepat di depan matanya. Ia sempat putus asa dan ingin meninggalkan pekerjaan yang ia pilih, sampai akhirnya ia menemukan alasan untuk bertahan hidup dan membalas perbuatan jahat tersebut.
Review Cold Eyes
Cold Eyes menjadi film yang menarik untuk ditonton karena ceritanya tidak full kriminal. Di film ini kamu bisa melihat beberapa potongan adegan yang menunjukkan kalau detektif pun bisa bercanda dan tidak ada istilah senioritas saat bekerja. Satu-satunya aturan yang harus diikuti adalah protokol kerja atau SOP. Dari drama ini juga kamu bisa melihat kalau pekerjaan pengintaian adalah pekerjaan yang berbahaya. Ada banyak teknik penyamaran dan teknik pengintaian yang harus dikuasai. Pun untuk bisa mengulur waktu penjahat, nggak bisa dilakukan dengan tangan kosong.
Hal menarik dan menghibur dari film ini adalah kemampuan mengingat yang dimiliki oleh Hyo Jo dan Hwang. Sebagai anggota baru, ingatan dan analisis Hyo Jo tergolong bagus dan kompeten. Kemampuannya ini yang menjadikan Hyo Jo terlihat lebih menarik dibandingkan anggota yang lain. Melihat bagaimana cara Hyo Jo bekerja dan berpikir kamu mungkin akan ikut tertarik juga terutama pada ingatannya. Secara keseluruhan dia terlihat sempurna, dan memiliki kualitas penyamaran yang sama kerennya.
Cold Eyes sempat ditayangkan di TV Indonesia pada 2020 lalu. Artinya, film ini memang menarik dan teknik pengambilan gambarnya nggak kuno. Meskipun sudah dirilis sejak 2013, Cold Eyes masih ditoleh oleh stasiun TV dan disiarkan secara nasional. Kalau kamu belum sempat nonton filmnya, bisa cari secara manual ya. Tentunya ada banyak aplikasi streaming yang bisa dipakai dan terpercaya.
Nah, kenapa film ini menarik? Pertama karena ada wajah segar yang bikin penonton nggak bosan. Terkesan sederhana tapi memilih satu visual itu penting dalam industri hiburan. Bukan untuk dieksploitasi tentunya, setidaknya wajah ini bisa menjadi ikon visual bagi penonton yang ingin mengenang filmnya lagi. Selain itu, memilih visual yang tepat pun bisa menarik minat penonton yang belum pernah menonton film Cold Eyes. Sejauh ini, memilih Hyo Jo sebagai tokoh utama merupakan keputusan yang tepat. Karakternya yang ikonik, dengan gangguan kebiasaan kecil saat mengingat sesuatu, memiliki wajah segar, tampilan yang selalu rapi dan semangat bekerja menjadikan Cold Eyes terasa lebih hidup dan mudah dikenang.
Alasan kedua adalah karena ceritanya nggak monoton. Nonton film ini nggak akan bikin kamu disibukkan oleh satu keadaan pencarian yang serba tegang, serba mikir tanpa istirahat, serba tangguh dan serba-serba lainnya. Di Cold Eyes ada kalanya kamu akan menikmati celetukan lucu, aksi lucu yang nggak sengaja, kemarahan yang meluap-luap, stress berlebihan, merasa kehilangan, deg-degan dan banyak lainnya. Perasaan-perasaan tersebut lah yang menjadikan pengalaman menonton terasa lebih nyata. Beberapa adegan bisa membuatmu merasa deg-degan karena takut ketahuan, sedih karena merasa kehilangan dan marah saat penangkapannya ngga berhasil. Semakin banyak emosi yang bisa kamu rasakan artinya film ini sukses menyampaikan pesannya ke kamu.
Ketiga, karena pilihan warna gambar yang digunakan nggak kayak film lawas. Kalau biasanya film lawas itu cenderung warna kuning atau kualitas pikselnya masih rendah, Cold Eyes nggak gitu. Warna yang digunakan putih bersih bercahaya khas produk hiburan Korea. Untungnya adalah selera warna ini masih relevan sampai sekarang dan masih menjadi warna yang enak dinikmati. Berkat pilihan warnanya ini juga, Hyo Jo jadi terlihat semakin bersinar. Ditambah ekspresinya yang mirip wanita cantik sedang bingung, menjadikan sisi polos Hyo Jo terasa lebih kuat. Efeknya ke penonton adalah bisa meningkatkan empati, jadi kesalahannya bagi penonton bisa dimaklumi dan bagi Hwang adalah hal yang tidak wajar. Permainan cahaya, ekspresi dialog antar karakter ini yang akan memancing emosimu dan merasakan banyak hal.
Gimana nih? Kira-kira setuju nggak sama review film Cold Eyes dari Arunika? Segini dulu ya review nya, kalau ada yang mau nambahin bisa langsung tulis di kolom komentar atau komen di sosial media Arunika. Terima kasih sudah menyelesaikan review ini.

Post a Comment for " Sinopsis dan Review Film Cold Eyes, Upaya Menangkap Dalang Kasus Perampokan Bank"