Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sinopsis dan Review Fantastic Beasts and Where to Find Them, Kehidupan Dunia Sihir yang Mengagumkan

Sutradara : David Yates Tahun 

Rilis : 2016 

Genre : fantasy, drama, sihir, petualangan 

Rate : 8.5 

Arunika - Fantastic Beasts and Where to Find Them termasuk film fantasi dan sihir yang menarik untuk kamu tonton. Film ini pertama kali dirilis sekitar tahun 2016 lalu. Ngomong-ngomong soal sihir dan dunia sihir jadi inget Harry Potter ya? Yaaa, film ini memang berkaitan dengan Harry Potter. Produser dan penulis ceritanya adalah orang yang sama dengan penulis Harry Potter, jadi wajar kan kalau ceritanya berkaitan. 

Nah, kejadian Fantastic Beasts terjadi sekitar 56 tahun sebelum Harry Potter masuk ke Hogwarts. Kayaknya ini sekitar usia-usia muda Dumbledore. Masih inget kan? Tapi kita ngga bahas Dumbledore ya, hari ini yang dibahas adalah perjalanan Newt Scamander dalam mengumpulkan dan merawat monster monster luar biasa. Penasaran? Berikut review lengkapnya. 

Sinopsis Fantastic Beasts and Where to Find Them 

Fantastic Beasts and Where to Find Them berkisah tentang kehidupan di dunia sihir sekitar tahun 1926 tepatnya 56 tahun sebelum Harry Potter mulai mengenal Hogwarts. Di era ini, ada seorang penyihir ternama yang suka berteman dengan hewan sihir, namanya Newt Scamander. 

Fantastic Beasts dimulai dari perjalanan Newt Scamander di New York. Di kota ini, Newt sempat mendengar Mary Lou Barebone berorasi tentang bahaya hidup berdampingan dengan pengguna sihir. Ia menceritakan berbagai hal yang menyudutkan pengguna sihir dan orasi yang menghanyutkan itu dipakai oleh Niffler, salah satu hewan magis peliharaan Newt kabur dari kopernya. Sesuai dengan statusnya sebagai pengguna sihir, koper Newt yang hanya seukuran koper kantor bisa menjadi pintu menuju dunia hewan magis yang Newt ciptakan untuk menjaga dan melindungi semua hewan-hewannya. 

Musibahnya menjadi semakin besar ketika koper Newt tertukar dengan koper manusia biasa. Peristiwa ini menjadikan banyak peliharaan Newt yang kabur dan memicu kekacauan. Untuk masalah yang ditimbulkan, Newt ditangkap dan dibawa ke Macusa sebuah kongres magis Amerika Serikat untuk menyelidiki kejadian sebenarnya. Ia bertemu Tina, dan perempuan inilah yang membantu Newt selama berada di New York, terutama saat mengatasi masalah-masalahnya. Hal pertama yang ia lakukan adalah Newt mulai mencari Jacob. Kondisi Jacob sudah agak memprihatinkan karena keanehan yang terjadi di sekitarnya. Mereka menuju apartemen Queenie seorang penyihir cantik yang suka menunjukkan keanggunannya.

Pertarungan mereka mencari makhluk magis pun dimulai. Newt yang pada dasarnya sudah berteman dengan mereka bisa mencari peliharaannya secara lebih mudah. Masalah baru muncul ketika peliharaan Newt hampir tertangkap semua, ternyata peliharaan Newt dituduh membunuh Sensator Henry Shaw seorang yang memiliki posisi tinggi di New York. Newt secara terang-terangan dituduh bekerja sama dengan penyihir hitam. Hukuman untuk masalah ini ada dua yaitu koper dihancurkan dan hukuman mati, tapi untungnya ada Queenie dan Jacob yang bisa diandalkan.

Kebebasan ini mereka manfaatkan untuk menangkap satu makhluk terakhir yang kabur. Saat masalah masih belum selesai, masalah baru muncul lagi. Masalah inilah yang menjadikan perjalanan Newt terasa lebih menantang. 

Review Fantastic Beasts and Where to Find Them 

Nonton film ini bakal ngingetin kamu sama serial Harry Potter, itu pasti sih. Perlengkapan sihir yang digunakan hampir mirip dan perlengkapan sihir yang ada di Harry Potter. Teknik editingnya pun hampir mirip mungkin untuk identitas film ya, sekaligus untuk menunjukkan kalau cerita ini ada di dunia yang sama dengan Harry Potter. 

Fantastic Beasts and Where to Find Them ditulis oleh J.K Rowling yang memang keren banget kalau bikin tulisan. Harry Potter aja contohnya, bukan cuman filmnya aja yang keren novelnya pun keren dan bikin nagih pengen baca lagi. Tapi kalo kamu sudah nonton versi filmnya, kayaknya bakal lebih tertarik sama filmnya deh karena J.K Rowling ini benar-benar sabar menuliskan sesuatu dan merangkai masalah. 

Di film Fantastic Beasts and Where to Find Them pun kamu bisa liat gimana masalah yang satu menjadi pemicu masalah lainnya dan mengundang masalah serius yang bisa mempertaruhkan nyawa. Nggak banyak hal yang mau Arunika sampein di ulasan ini karena sepanjang menonton Arunika merasa sangat terhibur dan puas dengan cerita yang ada. Rasanya bisa nonton dua kali atau tiga kali lagi dan rasanya masih sangat menghibur. 

Kalau kamu bisa menikmati film fantasi, coba deh nonton film ini. Cerita yang ditawarkan nggak seberat cerita yang ada di Harry Potter jadi kamu bisa menikmati detail ceritanya dengan nyaman tanpa rasa tegang. Sesekali mungkin ada sedikit rasa penasaran, gimana caranya menjinakkan hewan magis yang mereka cari. Di lain part kamu akan merasa iri dan berharap bisa punya kekuatan sihir juga biar hidup bisa lebih mudah. 

Ada banyak hal menakjubkan yang bisa dilakukan oleh para pemilik sihir, termasuk membuka ruang pribadi atau ruang rahasia yang nggak makan tempat. Kamu mungkin heran dengan Newt Scamander yang bisa sihir tapi lebih memilih menggunakan transportasi manusia biasa, padahal mudah bagi Newt untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus bercapek-capek ria, buang-buang waktu atau nyiapin berkas perjalanan. 

Alasannya mungkin ada dua, pertama karena Newt harus berpindah negara dan harus mengikuti kebijakan sihir yang ada di negara itu. Alasan yang kedua, mereka dilarang menggunakan sihir di dunia manusia. Untuk ukuran Newt yang sudah senior dan sudah berteman dengan makhluk magis kayaknya aturan kedua ini bisa agak longgar ya, karena di era Harry Potter aturan kedua hanya berlaku untuk pelajar saja. 

Kok bisa Newt berteman dengan makhluk magis? Ini mirip dengan kemampuan menjinakkan hewan buas. Kamu pasti pernah melihat berita atau liputan yang menunjukkan hubungan pengasuh harimau dengan harimau-harimaunya. Atau pawang ular dengan berbagai jenis ular peliharaannya. Mungkin ini disebutnya bakat alami ya, nah bakat ini juga yang dimiliki Newt Scamander. Bedanya makhluk yang ia tenangkan punya kekuatan sihir dan bentuknya beraneka ragam.

Itu aja yang bisa Arunika review dari film ini. Pokoknya Arunika terhibur banget dengan filmnya. Fantastic Beast berhasil menunjukkan ke Arunika kalau fungsi film sebagai suatu karya seni sangatlah banyak. Tidak melulu soal edukasi apa yang ingin disampaikan atau pesan moral apa yang ada di dalamnya, film yang menghibur dengan detail dunia lengkap, konflik yang lengkap dan premis yang jelas pun bisa dinikmati secara maksimal. 

Next Arunika bakal bahas film ini lagi dari unsur world building, konflik dan pengembangan karakternya. Sebagai film fiksi yang mengutamakan detail dunia ciptaan pengarangnya, Fantastic Beast dan karya-karya sejenis termasuk karya yang sangat recomended dibedah. Nantikan ya, Arunika juga pengen belajar soal materi-materi ini. Heheheuu.. Terima kasih sudah menyimak sampai selesai, sampai ketemu di postingan Arunika selanjutnya..

Post a Comment for "Sinopsis dan Review Fantastic Beasts and Where to Find Them, Kehidupan Dunia Sihir yang Mengagumkan"