Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Adegan Paling Berkesan di Film Concrete Utopia

Concrete Utopia

Arunika - Concrete Utopia kabarnya akan menjadi film yang akan menyabet banyak penghargaaan  bergengsi di industri perfilman dunia. Setelah nonton filmnya, Arunika ngerasa ini isu yang mungkin akan menjadi kenyataan sih. Film ini digarap dengan sangat totalitas. Setiap aspek, mulai dari aktor, pergerakan kamera, editing, make up, wardrobe, properti, cerita, cahaya, warna, soundtrack dan masih banyak lainnya. Semuanya disusun secara maksimal dan menggunakan proporsi yang pas. 

Sebagai film yang meninggalkan kesan menarik, tentunya ada adegan yang bisa bikin kamu terngiang-ngiang kan, Arunika juga gitu. Di artikel ini Arunika mau share 5 adegan paling berkesan film Concrete Utopia versi Arunika. Disimak ya.

1. Saat Min Sung mengangkat tangan dan meneriakkan yel-yel

Ini adalah adegan setelah pengusiran warga asing apartemen Hwang Goong terjadi. Min Sung yang awalnya terlihat tidak yakin dengan aksi pengusiran ini jadi ikut berjuang karena kesepakatan suara mayoritas. Min Sung memang nggak melakukan aksi besar tapi keraguan yang ada di hatinya bikin adegan ini jadi terngiang-ngiang di kepala Arunika. 

Sepertinya Min Sung ini punya jiwa sosial yang tinggi. Ia tidak yakin apakah keputusannya salah atau nggak. Saat situasi mencekam dan pikirannya diliputi pertanyaan, apakah ini pilihan yang tepat? Apakah aku melakukan hal yang benar? Apakah mereka bisa bertahan hidup di luar? Apa yang akan terjadi kalau aku tidak mengikuti suara mayoritas sedangkan aku bagian dari apartemen ini? Ada Myung Hwa yang harus diselamatkan dan dijaga keamanannya.

Entah pikiran seperti itu beneran muncul di kepala Min Sung atau nggak, tapi ekspresinya terlihat seperti itu. Min Sung merasa sangat tertekan dengan keadaanya tapi ia ingin memberikan yang terbaik bagi Myun Hwa. Dan dengan keyakinan yang setengah-setengah Min Sung ikut meneriakkan yel-yel. 

2. Saat Kepala Young Tak dipukul pakai gagang besi

Peran Young Tak di film ini adalah yang paling berat dan paling misterius. Kunci cerita dan kunci masalahnya ada di kepribadian Young Tak. Dari semua adegan yang dibawakan Young Tak, adegan dia dipukul pakai pipa besi jadi adegan paling berkesan bagi Arunika. Adegan ini masih satu rangakian dengan aksi pengusiran warga asing tadi. 

Kenapa adegan ini berkesan, karena Young Tak adalah orang pertama yang dipukul sampai berdarah. Warga lainnya juga terlibat aksi puklul-pukulan tapi nggak sampe berdarah. Nah, si Young Tak ini kepalanya berdarah. 

Pas Arunika nonton adegan ini, Arunika mbatin 'habis ini ngapain ya?' 'dia balesnya gimana ya' 'wah bakal ada baku hantam yang lebih dahsyat', eh ternyata semua pertanyaan itu terjawab dengan aksi yang sangat sederhana. 

Aksinya jadi terasa semakin keren karena Young Tak punya status tinggi di apartemen itu pasca terjadinya bencana. Dan cuman cukup ngeluarin tiga kali teriakan aja, keributan berakhir, rencana mereka bisa berjalan sesuai rencana.

3. Saat Myung Hwa menerima panggilan suara dan memberikan bantuan ke warga yang diusir

Myung Hwa ini ya, dari awal film sosoknya stabil dan nggak berubah. Mau sebesar apapun tekanan yang ia hadapi, Myung Hwa bisa tetap diam dan yakin sama pendiriannya. Jiwa sosialnya yang tinggi nggak terpengaruh keadaan. Ia dengan diam dan pengamatannya bisa tetap bersinar, stabil dan penuh pengertian. 

Adegan pertama saat Myung Hwa menerima panggilan suara dari anak kecil yang pernah diselamatkannya dulu. Porsi layarnya Myung Hwa ini kan sedikit ya, jadi kalo ada sesuatu yang berkaitan dengan Myung Hwa dan korban lainnya terasa kesannya. 

Nah, di titik ini dia kan nggak tau kalo selama ini mereka masih tinggal di bangunan yang sama. Selama ini merkea menyembunyikan diri dan baru satu kali itu berani melakukan panggilan. Terasa berkesan juga karena Myung Hwa dan anak itu punya kedekatan emosi. 

Part berkesan lainnya adalah saat Myung Hwa mengantarkan obat dan ditolak. Aksi ini bukan yang pertama kalinya bagi Myung Hwa, tapi ia memang nggak kapok-kapok karena jiwa sosialnya yang tinggi. 

4. Saat warga asing tertangkap Young Tak

Momen paling mencekam di drama ini adalah saat Young Tak tau kalo ada warga asing yang masih tinggal di apartemen Hwang Goong. Sejak awal ini memang bukan masalah besar, tapi mereka membesar-besarkan dan jadilah ini masalah utama.

Adegan paling berkesan adalah saat ibu dan anak yang bersembunyi di balik kasur terungkap. Adegannya memang singkat tapi tanpa adegan ini masalah selanjutnya nggak akan pernah ada. Penemuan penting yang bikin perasaan jadi makin was-was. Mana ekspresi anak dan ibunya di adegan ini keliatan takut banget, jadi terngiang-ngiang di kepala Arunika gimana masalah hidup dan mati mereka ada di tangan satu orang.

5. Saat kematian Min Sung

Kematian Min Sung mungkin disebabkan oleh kehabisan darah ya. Saat akan melarikan diri dengan Myun Hwa perut Min Sung tertusuk pisau, sampai ia bisa menemukan tempat untuk istirahat kondisinya jadi semakin melemah. 

Nah, part paling berkesan adalah saat Myung Hwa bangun melihat cahaya matahari masuk di antara lukisan kaca gereja seolah-olah ini matahari pertama setelah badai panjang dari segala sisi hidup. Dan ternyata matahari ini cuman bisa dinikmat oleh Myun Hwa saja, Min Sung yang sudah tiada. Air mata Myun Hwa yang menetes di mata kanannya terlihat sangat natural dan sakit. 

---

Itu tadi 5 adegan paling berkesan film Concrete Utopia versi Arunika. Kalo kamu punya versi lain yang ingin kamu bagikan juga bisa kirim ceritanya ke Arunika lewat Contact Us ya. Terima kasih.

Post a Comment for "5 Adegan Paling Berkesan di Film Concrete Utopia"