Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tips Menulis Biografi yang Menarik untuk Melatih Skill Menulis Kamu

tips menulis biografi
Arunika - Biografi termasuk jenis tulisan yang banyak diminati belakangan ini, baik oleh pembaca atau penulisnya sendiri. Menulis biografi itu gampang-gampang susah dan pastinya ada tantangannya sendiri. Untuk bisa menulis biografi yang baik, kamu harus siap mengumpulkan data dari banyak sumber atau melakukan wawancara ke berbagai narasumber. Tantangannya jelas harus riset, meluangkan waktu, sabar membaca dan mencari narasumber, sabar mengolah data dan harus siap mempertanggung jawabkan tulisan.

Kenapa Arunika merekomendasikan kamu belajar nulis biografi untuk melatih skill nulis? Menurut Arunika ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari menulis biografi. Pertama, jelas kamu akan sering bepergian dan mendatangi tempat-tempat baru untuk napak tilas tokoh hidup tokoh. Kedua, kamu akan mencicipi banyak pengalaman baru yang nggak akan pernah kamu bayangkan. Ketiga, kamu akan belajar berkonsentrasi, menggali, menyusun, mempertimbankan, manajemen waktu dan memilih dengan sangat intens. Rentetan pekerjaan ini akan sangat baik untuk pikiran dan mental kamu. Daripada scrolling medsos sambil minum es teh, kan mending belajar hal yang bermanfaat. 

Sudah tau kan manfaatnya!

Itu cuman opini Arunika aja lho, manfaat aslinya lebih banyak dari itu, nanti Arunika jelaskan poin-poinnya biar kamu nggak ragu nulis buku biografi. Baiklah, mari mulai lebih serius, berikut tips menulis biografi yang menarik untuk melatih skill menulis kamu.

Apa itu Biografi?

Biografi adalah bentuk karya tulis yang berisikan kisah atau cerita perjalanan seorang tokoh. Biografi atau teks biografi dibuat untuk mengenang, mempelajari, meneladani, menekuni dan mencontoh bagaimana seseorang menjalani kehidupannya.

Menulis biografi menuntut kamu untuk lebih detail dalam mencatat riwayat hidup tokoh. Salah satu poin yang umumnya ada dalam teks biografi adalah sejarah hidup mulai dari tempat kelahirannya, situasi saat dilahirkan hingga perjalanannya menuju akhir hayat.

Siapa saja yang berhak ditulis cerita hidupnya dan diabadikan menjadi sebuah karya? Mereka adalah orang-orang yang cerita hidupnya menarik seperti pahlawan, sastrawan, ilmuwan, penguasa, pengusaha dan sebagainya. Intinya orang tersebut haruslah orang yang kisah hidupnya bisa memberikan manfaat bagi pembaca.

Apakah boleh menulis biografi diri sendiri? Boleh saja, tapi itu masuknya autobiografi bukan biografi karena biografi biasanya ditulis oleh orang lain. Jadi dalam satu karya biografi ada dua pihak yang paling dibutuhkan, penulis biografi dan narasumbern

Manfaat Menulis Buku Biografi

tips menulis biografi
Sebelumnya, Arunika sudah jelaskan sedikit tentang manfaat menulis biografi untuk kamu yang ingin meningkatkan skill menulis jadi lebih eksplisit lagi. Dan Arunika juga sudah jelaskan kalo itu cuman sebagian aja, karena faktanya menulis buku biografi memang sangat bermanfaat. Penasaran nggak? 

1. Bisa bantu kamu lebih dekat dengan tokoh idola

Sebagai penulis, pastinya kamu punya kesempatan yang lebih besar dong untuk mencicipi manfaat satu ini. Misalnya, kamu ingin membuat biografi Maudy Ayunda otomatis kamu harus mencari informasi tentang dia dong. Nah, kesempatan inilah yang menjadikanmu lebih dekat dengan Maudy.

2. Share motivasi dan semangat baru

Manfaat ini bisa dirasakan langsung oleh kamu atau pembacamu, yang jelas siapapun yang membaca buku biografi dengan berbagai kisah inspiratif di dalamnya pasti akan termotivasi. Minimal kamu bisa meneladani jejak langkahnya, mengikuti caranya menyelesaikan masalah atau memahami perspektif berpikirnya.

3. Upaya untuk menghormati tokoh idola

Jelas dan tidak pelru dijelaskan lagi. Menulis perjalanan hidup seseorang artinya kamu menghargai apapun upayanya untuk bertahan hidup dan mencapai mimpi-mimpinya.

4. Mengajakmu berpikir

Menulis biografi seseorang mengajak kamu berpikir lebih teliti dan sistematis, memastikan setiap data yang kamu buat itu benar adanya, melakukan cross check data kalau tokoh yang kamu tulis sudah wafat dan lain sebagainya. Pokoknya kamu akan diajak berpikir mulai dari "siapa tokoh yang ingin kamu tulis biografinya?" sampai "bagaimana perkembangan buku biografi mu?"

Buku Biografi Terbaik di Indonesia

tips menulis biografi
Sebelum bahas tips menulis buku biografi yang menarik, Arunika ingin mengajak kamu kenalan sebentar dengan karya biografi terbaik dan banyak direkomendasikan Indonesia. Buku-buku ini kelak bisa kamu jadikan referensi untuk membantu kamu memilih gaya tulisan yang sesuai kebutuhan. Kamu juga bisa jadikan buku-buku ini referensi untuk mengembangkan format tulisan baru. Langsung aja, berikut daftarnya:

1. Kisah Perjuangan dan Inspirasi Chairul Tanjung karya Punto Ali Fahmi.

2. Bung Karno; Penyambung Lidah Rakyat Indonesia karya Cindy Adams

3. Biografi Gusdur karya Greg Barton

4. Hadji Agus Salim : Diplomat Nyentrik Penjaga Martabat Republik karya Haidar Musyafa

5. B.J Habibie Si Jenius karya Jonar T.H Situmorang 

6. Nadiem Makarim : The Youngest Milenial Minister karya Armadita Fikriani

Tips Menulis Buku Biografi yang Menarik

tips menulis biografi
Baiklah, ini dia inti dari artikel ini tips menulis buku biografi yang menarik untuk melatih skill menulis kamu. Dari judulnya sudah jelas ya, tips ini ditujukan untuk kamu yang emang serius ingin belajar soal penulisan teks biografi atau untuk kamu yang serius ingin jadi penulis. Tips ini diambil dari berbagai sumber an berbagai pendekatan, kamu bisa menerapkannya ketika mulai menulis. Berikut tipsnya:

1. Memilih tokoh

Memilih tokoh untuk dibuat biografinya bukanlah hal yang sulit, karena ada banyak orang-orang hebat yang sudah memberikan sumbangsih besar bagi kemajuan peradaban. Kamu bisa pilih orang yang ada di sekitarmu atau yang sudah wafat. Untuk percobaan pertama, mulailah dari tokoh yang kamu suka atau kamu ikuti. Cara seperti itu akan membantu kamu menikmati proses pertama belajar menulis biografi. 

Catatan kecil, semangatmu jangan ditumpahkan semua di awal agar perjalanan menulis biografi ini bisa menjadi perjalanan yang menyenangkan.

2. Memilih Metode Pengumpulan Data

Jadi kayak bikin proposal skripsi ya? 
Iya, memilih metode pengumpulan data ini penting untuk gambaran langkah yang akan kamu tempuh ke depannya. Biasanya untuk mendapatkan data yang valid ada tiga metode yang biasa dipakai yaitu wawancara, studi pustaka dan observasi (makin mirip skripsi ya?)

Ya memang begitu adanya. 

3. Mencari fakta utama

Selama mencari data, kamu mungkin akan menemukan banyak fakta atau informasi baru yang nggak pernah kamu dengar atau bayangkan sebelumnya. Dari data-data yang kamu peroleh itu, pilihlah fakta yang beneran terjadi atau fakta yang bisa dibuktikan. Kalo tidak bisa carilah wawancara yang mendukung datamu. 

Kenapa harus begitu?
Agar pembacamu bisa terinspirasi atau mendapatkan informasi baru yang belum pernah ia dapatkan dari tulisan-tulisan lain. Ada nilai lebih yang bisa kamu tawarkan dari tulisan biografi buatanmu. 

4. Memilih bagian yang penting

Memilih bagian yang penting atau menyeleksi informasi untuk mengantisipasi melubernya data. Kamu bisa mengukur apakah informasi yang sudah terpilih itu cukup untuk mengisi tulisan biografimu, atau masih harus digali lagi. 

Kalau informasinya terlalu banyak, bahkan amu memasukkan informasi yang nggak penting hasilnya nanti tulisanmu jadi keliatan receh. Tetap bagus tapi bacanya loncat-loncat. Nah, kalau informasinya kurang, ya kamu harus gali informasinya lagi. 

Memilah informasi yang penting ini bisa kamu lakukan sambil menyusun data, sebelum proses menulis dimulai. Tujuannya agar nanti kamu nggak keteteran dan lebih nyaman memaksimalkan waktu menulismu.

5. Menemukan daya tarik tokoh

Terakhir adalah menjawab pertanyaan, tokoh ini menariknya apa sih? 
Pertanyaan ini penting karena kamu harus menunjukkan kepada pembaca bahwa tokoh tersebut punya keunikan yang menarik, punya langkah panjang, visioner dan lain sebagainya. Pokoknya kamu harus menjawab dan menjelaskan pertanyaan tadi dengan gaya yang bisa diterima pembaca dan tanpa paksaan. 

___
Itu aja yang bisa Arunika jabarkan, sampai jumpa lagi. 

Post a Comment for "Tips Menulis Biografi yang Menarik untuk Melatih Skill Menulis Kamu"